BANTUAN ATAU SUMBANGAN UNTUK KORBAN BENCANA BANJIR BANDANG SUMATERA

Terkumpul:
Rp 0

Sisa Waktu:
Tidak terbatas

Deskripsi Program

Halo #SahabatBaik,

1) Kronologi singkat (urutan waktu)

Hujan sangat lebat akhir November 2025 — beberapa laporan menyebut awal gelombang hujan mulai 25–26 November — memicu banjir bandang dan longsor simultan di banyak kabupaten/kota di pesisir dan dataran tinggi Sumatra (Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat). Tim SAR, TNI/Polri, Basarnas, BNPB, dan BPBD setempat segera merespon.

Kejadian berlangsung beruntun: beberapa daerah terisolasi (akses terputus), pendataan korban & rumah rusak berlangsung bertahap, dan status tanggap darurat diberlakukan di provinsi/daerah terdampak. Laporan sehari-ke-hari BNPB merangkum perkembangan sejak 25 Nov sampai pembaruan 5 Desember 2025.

2) Angka korban — ringkasan utama (per 5 Desember 2025)

Penting: angka yang dilaporkan berubah cepat. Di bawah ini saya cantumkan angka yang dilaporkan BNPB dan media besar pada pembaruan terbaru (tanggal tercantum) sehingga Anda bisa melihat konsistensi dan sumber.

Total (kelompok provinsi Sumatra yang dimaksud)

Beberapa rilis dan liputan media memperlihatkan keseluruhan korban jiwa di seluruh Sumatra yang terdampak mencapai ratusan—lebih dari 700 orang saat pembaruan awal Desember; contoh laporan media yang mengutip data BNPB menyebut 753 — 836 jiwa meninggal pada pembaruan 3–4 Desember 2025 (angka berubah antar update). Lihat laporan BNPB dan liputan media untuk catatan harian.

Aceh

BNPB dan BPBD Aceh melaporkan korban jiwa dan hilang yang signifikan — pada salah satu pembaruan awal Desember Aceh dilaporkan puluhan hingga ratusan meninggal dan ratusan hilang pada beberapa kabupaten (mis. Bener Meriah, Aceh Tengah, Pidie Jaya, Bireuen, dsb.). Contoh: pada pembaruan 1–2 Desember BNPB mencatat Aceh: 156 meninggal, 181 hilang (pembaruan lebih lanjut menaikkan angka di hari-hari berikutnya menurut lap. daerah). Untuk angka resmi harian silakan rujuk BNPB dan BPBD Aceh.

Sumatera Utara (Sumut)

Laporan BNPB/daerah menyebutkan jumlah korban jiwa di Sumut juga besar — beberapa pembaruan menyebut ratusan korban meninggal di beberapa kabupaten (mis. daerah pesisir/pantai barat, Tapanuli, Langkat, Humbahas, dsb.). Pada salah satu pembaruan tercatat Sumatra Utara: 217 meninggal (angka berubah menurut update lapangan).

Sumatera Barat (Sumbar)

Dampak di Sumbar terpusat di kabupaten/kota pegunungan dan pantai barat Sumbar (Agam, Padang, Padang Pariaman, dsb.); beberapa laporan awal menyebut puluhan meninggal di Sumbar (contoh awal: 23 meninggal dalam satu rilis), dengan ribuan terdampak dan puluhan ribu pengungsi di provinsi ini secara kumulatif pada periode akhir Nov–awal Des.

3) Korban luka, hilang, dan pengungsi (angka contoh dari sumber)

Luka berat / luka-luka: BNPB/produk berita melaporkan ribuan luka (laporan media menyebut ~2.700 terluka pada pembaruan 4 Desember yang mengutip BNPB).

Belum ditemukan / hilang: ratusan orang dilaporkan hilang pada berbagai pembaruan—angka contoh yang dilaporkan termasuk ratusan orang (mis. 400–500+) hilang pada pembaruan awal Desember; angka ini terus berubah selama operasi SAR.

Pengungsi / terdampak: BNPB melaporkan puluhan ribu pengungsi/terdampak; satu rilis BNPB menyebut puluhan ribu pengungsi (mis. >48.000 jiwa di Aceh pada tahap awal), dan total pengungsi/terdampak di beberapa provinsi menembus ratusan ribu jika dijumlahkan antarpulau/daerah terdampak bergelombang.

4) Rumah & infrastruktur yang rusak / hancur

BNPB dan BPBD provinsi/daerah mencatat puluhan ribu unit rumah terdampak/rusak di ketiga provinsi. Beberapa ringkasan yang dikumpulkan (dashboard BNPB / posting resmi) menyebut sekitar 10.000 – 11.000 unit rumah rusak (kombinasi rusak berat / sedang / ringan) pada pembaruan awal Desember; ada pula rekap yang menyatakan angka rumah rusak lebih besar ketika memasukkan seluruh kabupaten terdampak (angka di beberapa sumber non-BNPB menyebut ~10.400 unit atau ~10.500 unit rumah rusak). Infrastruktur publik (sekolah, fasilitas kesehatan, BTS, jembatan) juga mengalami kerusakan puluhan hingga ratusan unit di sejumlah lokasi.

5) Sumber resmi utama yang saya gunakan (silakan buka untuk pembaruan harian)

BNPB — Perkembangan situasi & rilis resmi (pembaruan harian dan rilis khusus: 25 Nov — 5 Des 2025). Halaman ringkasan per 5 Desember 2025.

BNPB — rilis khusus (contoh): “Korban Meninggal Dunia … Menjadi 604 Jiwa” (pembaruan 2 Desember) — satu dari beberapa rilis bertahap oleh BNPB. (angka berubah di rilis selanjutnya).

Dashboard/rekap BNPB (GIS / bansorsumatera2025) — ringkasan angka terdampak/meninggal/hilang/terluka per 4 Desember di dashboard.

Liputan / kutipan media yang mengutip data BNPB — ANTARA (berita 5 Des 2025 tentang dana & upaya penanganan), Detik.com (laporan jumlah korban pada 3–4 Des 2025). Media ini sering mengutip rilis resmi BNPB dalam konferensi pers.

BPBD / BPBA (provinsi Aceh, Sumbar, Sumut) — rilis dan pendataan per kabupaten/kota (situs BPBD provinsi biasanya memuat rincian rumah terdampak, pengungsi, dan korban pada level kabupaten). Contoh: BPBA Aceh.

6) Catatan metodis & rekomendasi

Angka di lapangan berubah cepat karena proses pendataan, evakuasi, dan akses ke wilayah terisolasi. Untuk data paling akurat per-kabupaten — lihat rilis harian BPBD provinsi (Aceh, Sumut, Sumbar) dan dashboard resmi BNPB (GIS). Saya mencantumkan link/ID sumber resmi di atas supaya Anda bisa membuka pembaruan selanjutnya.


Tujuan Penggalangan Dana

Membantu Para Korban yang Terdampak teRhadap Bencana Banjir di Sumatera

logoHARTA Legal Training

-


Donasi

Doa dari Orang Baik

Pembayaran Aman
Semua pembayaran menggunakan enkripsi keamanan RSA
|
Disclaimer : Informasi dan opini yang tertulis di halaman campaign ini adalah milik campaigner (pihak yang menggalang dana) dan tidak mewakili Mayar sebagai pemroses pembayaran. Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan